Menembus Pelangi, Saat Canyoning 75 Meter Curug Kembar Bogor 

Setelah mencoba canyoning 23 meter Curug Ciampea Bogor, kali ini langsung nekat nyoba yang 75 meter di Curug Kembar. Lokasinya masih di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. 

Banyak cerita seru dari kegiatan extrim kali ini. Mulai dari track jalur menuju curug yang harus ekstra hati-hati, gagal mengibarkan bendera, dan pulang ketinggalan busway ke Cikarang. 

Canyoning Curug Kembar Bogor yang Penuh Tantangan 

hiking dan canyoning curug kembar bogor

Canyoning kali ini memang sudah direncanakan dari jauh hari. Temanku, Mba Maulida bahkan menyarankan olahraga dulu untuk persiapan fisik. 

Memang canyoning ini terlihat mudah, tapi aslinya perlu kesiapan fisik dan mental. Bahkan menurut Mba Maulida, Canyoning ini sebetulnya momen dimana kita melawan rasa takut dan rasa ingin menyerah. 

Buatku canyoning ini kegiatan yang dimana kita harus mengakui sampai mana batas kemampuan diri sendiri. Dalam kegiatan canyoning, ada momen dimana untuk backlift yang bagi pemula sangat tidak mudah. 

Kalau tidak sanggup karena keterbatasan fisik, seperti kelelahan dan sebagainya. Jangan memaksakan diri sendiri hanya demi mendapatkan foto keren. 

Apalagi kalau canyoning pertama langsung di curug 75 meter. Sangat tidak mudah, kesiapan fisik itu penting banget, karena untuk menuju curugnya saja harus jalan sekitar 45 menit dengan jalur bebatuan yang licin. 

Sini deh, aku ceritain pengalaman canyoning curug 75 meter yang penuh drama tapi seru. Layaknya hidup yang super nano-nano, dalam satu hari saja sudah berjuta rasa. 

Tracking Jalan Bebatuan yang Licin 

Untuk menuju curug kembar dengan ketinggian 75 meter, pengunjung harus berjalan kaki dari basecamp sekitar 45 menit. Jalurnya melewati jalan bebatuan, karena dalam tahap proses pembuatan jalan beraspal. Infonya begitu. 

Track jalurnya enak, karena bukan jalan setapak. Akan tetapi, karena bebatuan harus hati-hati. Terutama kalau malamnya habis turun hujan, yang mana bantuan pasti licin. 

1 kilo pertama masih oke dengan jalan bebatuan dan memanjakan. Akan tetapi, tantangan sebenarnya ada di jalur yang semakin mendekati curug. 

Dari jalan besar, akan ada papan petunjuk menuju Curug Kembar. Dari sana mulai memasuki jalan setapak, hanya saja semakin masuk ke dalam melewati tangga bebatuan untuk turun ke bawah menuju curug. 

Bebatuannya cukup licin, sehingga disarankan pakai sepatu khusus untuk hiking, sandal gunung, atau yang punya daya slip bagus. 

Air Terjun yang Nampak Indah 

Walau harus melewati jalur yang bikin elus dada, tetapi aku sangat takjub saat tiba di area curug. Asli indah banget, yang mana ada 3 curug, namun yang airnya deras di curug bagian tengah yang juga dijadikan tempat canyoning. 

Saat aku tiba sudah ada peserta Kloter 1 & 2 yang sudah mulai canyoning. Sedangkan aku kebagian kloter 3 dan harus menunggu antrian. 

Tracking Lagi Menuju Atas Curug

Sambil menunggu antrian, kloter aku harus menunggu di atas curug. Ada jalan khusus menuju puncak yang mana tracking lagi. 

Tracknya tidak kalah menantang, karena jalannya semakin sempit. Menanjak dan melewati bebatuan licin. Beruntungnya sudah ada tali untuk pegangan di spot jalur tertentu.

Tracking menanjak cukup melelahkan. Tenggorokan mulai kering kehausan dan tiba di puncak langsung minum air dari aliran air curug. 

Airnya aman diminum langsung dan sangat jernih, sehingga membuat segar tenggorokan. Serasa minum air dari kulkas, dingin dan menyegarkan. 

Canyoning Curug Kembar Super Seru 

Canyoning curug 75 meter aku niatkan untuk sekalian bikin konten 17 agustusan. Setelah cek di Tiktok juga, curug kembar ini ada undakan yang mana pas untuk mengibarkan bendera merah putih bersama temanku ini. 

Itulah mengapa, sebelum naik aku minta operator drone untuk shot bagian mengibarkan bendera dengan cinematic. Sayangnya GAGAL! 

Jadi, proses turunnya ini tidak bisa 2 peserta sekaligus. Harus 1 orang, karena dan tidak ada kesempatan kedua berhubung peserta banyak. Sedangkan, curugnya tinggi yang mana pasti memakan banyak waktu untuk setiap pesertanya saja. 

Dengan berat hati, rencana mengibarkan bendera gagal total. Itulah mengapa, memutuskan membentangkan bendera di atas curug saja di awal canyoning. 

GAGAL LAGI! Benderanya jatuh saat mulai turun dari atas curug. Semesta seolah tidak memberkati niatku kali ini, yang mana aku ikhkasin saja. Cukup nikmati saja kegiatan canyoning. 

Perlahan aku juga mulai mengukur tali, menurunkan kaki kanan dan kiri bergiliran, hingga sampai di tengah curug aku melihat pelangi tepat di depan mataku. Warnanya sangat indah, sama seperti lagu MEJIKUHIBINIU. 

pelangi di Curug Kmebar Bogor saat Canyoning

Selama ini hanya melihat pelangi dari kejauhan, tetapi ini di depan mata dan badanku menembus warna-warni indah itu. Konyolnya saat itu aku berpikir cahaya pelangi itu muncul, karena kacamata yang terkena cipratan air dan terkena sinar matahari. 

Ternyata beneran pelangi, ketika teman-teman di bawah membahasnya. Panitia juga menegaskan kalau itu memang pelangi.  Akhirnya aku cek foto dan video dari drone dan benar sekali itu memang pelangi.

Saat itu, aku memang kecewa karena gagal mengibarkan bendera merah putih. Setelah legowo, Tuhan menunjukan kuasanya dengan kehadiran pelangi saat itu juga. 

Hari itu tidak hujan, cuaca cenderung mendung dan berkabut. Tidak pernah terbayangkan akan muncul pelangi yang begitu cantik. 

Hidup mungkin tidak sesuai rencana, tetapi bukan berarti harus terpuruk karena masih banyak hal indah di depan sana yang masih menunggu. Gagal mengibarkan bendera, bukan berarti gagal membuat konten khusus agustusan. 

Nantikan saja ya, Sahabat Senja. Pasti tayang di tanggal 17 Agustus 2026, yang mana didalamnya juga ada video aku saat melintasi pelangi. 

Curug Kembar Bisa Buat Wisata? 

Wisata Curug Kembar Bogor

Ya! Curug kembar memang tempat wisata, memang sering dijadikan juga sebagai tempat canyoning. Jalannya juga cocok buat yang suka hiking. Untuk healing tipis sangat worth itu, karena memang suasananya juga adem.  

Di jalur yang berbeda juga ada Curug Seribu dengan ketinggian 100 meter. Jujur aku tertarik buat tracking ke sini. Next deh, ya. 

Lokasi Curug Kembar dan Cara Menuju Basecamp 

Lokasi Curug Kembar berada di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Pamijahan Bogor Jawa Barat.

Akses menuju ke sini bisa menggunakan kendaraan pribadi. Bisa juga ikut open trip, yang mana menurutku cukup worth it. Hal ini, karena dari stasiun jaraknya cukup jauh. 

Penutup 

Canyoning Curug Kembar sangat memuaskan. Selain bisa hiking, aku juga bisa lebih santai menikmati keindahan curugnya. 

Memang ada beberapa hal yang diluar kuasaku, tetapi saat itu juga Tuhan membayar kontan dengan menghadirkan pelangi yang indah. Curug Kembar mengajarkan aku untuk lebih berani dan percaya bahwa hidup kita itu ada di tangan Tuhan. 

Buat Sahabat Senja, yang mau main ke Curug Kembar. Gas jadwalakan, karena cocok buat hiking dan healing. 

Tinggalkan komentar