Swiss Van Java Dieng, Tempat Favorite Wisatawan untuk Foto dengan Latar Pegunungan

Dieng yang terkenal dengan panorama gunung dan perbukitan yang hijau, memiliki beberapa tempat yang menarik untuk spot foto. Salah satunya, jalan menuju Dieng dari pusat kota Wonosobo yang terkenal dengan nama Swiss Van Java. 

Jalur tersebut menjadi favorit wisatawan untuk spot foto yang instagramable. Terlebih latar pegunungan yang menggambarkan keindahan dataran tinggi Dieng. 

Spot Foto Terbaik di Swiss Van Java Dieng  

Panorama alam swiss van java

Trip pertama ke Dieng ini, mengambil jalur dari pusat Kota Wonosobo, naru menuju penginapan di Dieng. Setelah menikmati keindahan Telaga Menjer Wonosobo, perjalanan dilanjut ke Curug Sikarim. 

Sebelum itu, aku dan rombongan diajak mampir dulu ke Swiss View. Ternyata jika pakai jasa sewa jeep, Swiss View salah satu lokasi yang sudah termasuk dalam foto. 

Sepanjang jalur dari Wonosobo ke Dieng ini memang view indah, perbukitan dan gunung. Walau begitu, ada tempat yang kece banget untuk mengabadikan momen selama trip Dieng yaitu Swiss View. 

Mengabadikan Foto di Swiss Foto yang Berlatar Pegunungan

Swiss van Java spot foto keren di Dieng

Foto di atas jeep dengan latar belakang Pegunungan menjadi momen terbaik selama di Dieng. Maklum saja, aku belum pernah trip pegunungan naik jeep. Kalau naik bak terbuka sih pernah. 

Jadi, senang banget karena akhirnya punya koleksi foto sedang naik di atas jeep. Receh banget emang, tapi aku bahagia. Apalagi latar belakangnya gunung yang hijau. 

Hanya saja jika ingin dapat foto yang bagus harus antri, karena banyak yang mampir ke sini. Seperti yang aku singgung di awal, spot foto ini sudah masuk dalam trip dieng. 

Tapi tenang saja tidak perlu antri berjam-jam juga, karena biasanya mampir sebentar untuk sekedar foto. Setelah selesai, lanjut ke next destinasi. 

Sedangkan aku dan rombongan karena cuaca cukup kurang mendukung, tidak lama tiba di sana malah turun hujan. Waktu juga sudah menunjukan pukul 12.00, sehingga kami memutuskan untuk berteduh sebentar di warung mie yang hanya ada satu. 

Syahdu dan Romantisnya Dieng Saat Hujan Menyapa 

daya-tarik-swiss-view-saat-hujan

Swiss van Java bisa dikatakan sebagai tempat singgah bagi wisatawan yang liburan ke Dieng. Hak tersebut, yang menjadikan tempat ini jarang penjual. Hanya ada satu warung mie dan kopi. 

Pas banget kami ke sana malah hujan. Cuaca mulai terasa dingin, perut semakin meronta karena sudah waktunya makan siang, dan dalam pikiran yang terlintas hanya ‘’Mie rebus, enak nih.’’ menjadi kombinasi sempurna untuk tidak menolak makan mie. 

Kepulan asap dari mie yang baru matang dan aroma msg yang menyengat, semakin menggoda untuk segera melahap mie rebus. Sayangnya, itu orderan milik yang lain dan aku masih menunggu. 

Dalam keheningan, mataku tidak lepas untuk memperhatikan sekeliling. Ternyata keindahan Dieng saat hujan tetap bikin takjub. Untuk itu, aku ambil foto dan video sebanyak mungkin. 

Hasilnya sesuai dugaan, terlihat cinematic. Saat itu, aku merasa bahwa Swiss View ini syahdu dan romantis di kala hujan turun. 

Cerita Menarik dari Swiss View 

Selama di perjalanan jalur dari Wonosobo ke Dieng, ini akan melewati perkebunan warga yang mayoritas menanam Carica. Tidak heran, jika pembahasan oleh-oleh yang muncul ini tentang Carica. 

Saat di Swiss View ini, aku baru tahu bahwa ada dodol khas Dieng yang enak. Kebetulan ada yang jual juga, dan Bu RW, salah satu rombongan trip beli. Lalu, membenarkan dodolnya enak. 

Saat itu, karena beda jeep aku hanya melihat sekilas dodolnya berwarna coklat pekat dan panjang. Tobalah di suatu momen, ada yang jual dodol yang konon enak itu. 

Saat itu, kebetulan aku bisa mencoba tester dulu. Menariknya itu, setelah aku cicipi ternyata aku kenal dengan rasa dodol ini. Dodol yang juga menjadi ciri khas kampung halamanku saat hajatan. 

Rasanya itu sangat persis sama 11-12, bedanya dodol dieng ini ada pilihan rasa seperti wijen dan durian. Dodol di kampung halamanku Kuningan Jawa Barat, yaitu ‘’Jawadah’’ hanya tersedia rasa original. 

Aku sempat berpikir apa karena kampung halamanku di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah jadi rasa dodolnya bisa sama persis. 

Secara rasa memang menjatuhkan ekspektasi aku, karena informasi yang aku dapatkan rasa dodolnya sangat enak, sedangkan aku ternyata kenal dengan tekstur dan rasa dodol tersebut, jadi akhirnya malah biasa saja. 

Memang kita jangan berekspektasi berlalu tinggi, karena kadang malah zoonk. Sama seperti trip Dieng kali ini, aku kosongkan kepala dan hasilnya sangat memuaskan. 

Swiss Van Java Dieng memang cocok banget sebagai spot foto terbaik. Latar belakang perkebunan, bukit, dan pegunungan menjadikan momen liburan semakin berkesan. 

Dari Swiss View, perjalanan dilanjut menuju Curug Sikarim, Permata Tersembunyi di Dataran Tinggi Dieng dengan airnya yang jernih. Jalurnya semakin menantang, karena kontur jalan terus menanjak dengan tikungan yang tajam. 

Tinggalkan komentar