Pesona Pantai Karang Bokor Sawarna Rasa Bali

Tidak aku sangka kalau di Banten ada pantai cantik rasa Bali, namanya Pantai Karang Bokor. Lokasinya berada di Sawarna, Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Banten.

Bahkan pantai ini sering digadang sebagai Bali-nya jawa. Ini karena view yang ditawarkan berupa tebing karang dengan ombaknya yang deras.

Pantai Karang Bokor Sawarna

Berawal dari video reels yang menampakan keindahan pantai di Banten, aku langsung tertarik untuk berkunjung langsung. Sering bolak-balik ke Serang dan Rangkasbitung ternyata Banten punya pantai yang indahnya 11-12 dengan Bali.

“Ha, masa sih di Banten?’’ respon pertama aku saat menonton video reels tersebut, dan ternyata setelah tanya suami memang betul di Banten.

Setelah aku cek juga dari rangkas ke Pantai Karang Bokor hanya 3.5 jam. Akhirnya maksa ngajak suami buat kesana dan tumbenan banget dia mau.

Rela Motoran 3.5 Jam demi Ke Sawarna

Dalam bayanganku motoran 3.5 jam itu dekat, karena kalau mudik ke Kuningan di motor bisa 6-7 jam. Sayangnya ada yang luput dari perhatian, yaitu rute perjalanan.

Berangkat dari Rangkasbitung masih biasa saja, melewati jalanan beraspal yang mulus. Disini aku juga mengandalkan google map, karena ternyata suami juga gak begitu hafal dengan jalurnya.

Satu per satu desa di lewati, hingga akhirnya sampai di daerah yang tidak terduga. Jalanan yang awalnya mulus berubah jadi medan perang.

Jalan rusak parah dan berlubang membuat mata harus ekstra waspada. Ditambah jalurnya itu, melewati perbukitan. Kaya lagu Ninja Hatori saja.

Mendaki gunung, lewati lembah
Sungai mengalir indah ke samudra

Benar-benar seperti berpetualang, namun ada yang bikin aku syok. Semakin mendaki, kiri-kanan ada penampakan kebun sawit. Aku kira sawit hanya ada di Kalimantan, lho.

Setelah kebun sawit, melewati hutan karet. Ini, sumatera pindah ke Banten, kah?

Jujur sih di luar prediksi BMKG. Bisa-bisanya aku ngebolang di Banten malah ketemu sawit dan karet. Apakah ini penyebab di Rangkasbitung susah air bersih, karena gunungnya di tanam sawit?

Banyak Pantai Sepanjang Perjalanan

Setelah syok dengan penemuan kebun sawit, semakin dekat ke Sawarna, akhirnya mata disuguhi pemandangan indah. Ya! Air laut mulai tampak dari kejauhan.

Jujur aku excited banget, karena sudah lama tidak main ke pantai. Baru tahu juga kalau ternyata banyak pantai menuju Sawarna. Aku dan suami tidak berhenti, karena tujuannya ke Pantai Karang Bokor.

Tiket Masuk Karang Bokor

Perjalanan yang cukup lama,pantat mulai terasa panas. Tetapi mendekati Pantai Karang Bokor, jalanan yang tadinya panas berubah menjadi suasana sejuk dengan kiri-kanan pepohonan rindang.

Perlahan g-maps menunjukan jarak yang semakin dekat dengan lokasi tujuan. Sempat bingung, karena g-maps sudah menunjukan tiba di lokasi. Anehnya titik tersebut bukan pintu masuk ke pantai.

Akhirnya setelah melaju sedikit ke depan, sampai juga di wisata tujuan. Di gerbang pertama bertuliskan ‘’Wilujeng Sumping di Karang Bokor Sawarna’’ yang artinya Selamat Datang.

Gerbang pertama ini tidak langsung bayar tiket, ya. Pengunjung harus harus masuk lagi kedalam.

Tenang! Tidak jauh menuju area tiket masuk. Hanya beberapa meter saja, kurang lebih sekitar 100 meter.

Untuk tiket masuk Karang Bokor Sawarna sangat ramah di kantong hanya Rp. 20.000/orang dan tambahan Rp. 3.000 untuk kendaraan motor.

Kendaraan roda empat juga bisa masuk yang dikenakan tarif Rp. 5.000/mobil. Ini bukan murah lagi, tetapi sangat ekonomis.

Pesona Pantai Karang Bokor

Sahabat Senja, pesona Pantai Karang Bokor Sawarna tidak mengecewakan. Indah sekali.

Aku setuju kalau ada yang bilang bener pantai di sawarna ini mirip banget sama salah satu pantai di Bali. Air lautnya juga jernih dan memang untuk ombaknya besar, karena pantai ini bagian dari Pantai Selatan.

Camping Ground

Serunya di sini itu, bisa camping. Cukup bawa tenda saja dari rumah. Aku membayangkan serunya bermalam di pantai ini dan malamnya menyaksikan bintang yang tengah kelap-kelip di atas sana.

Di sini, banyak spot buat duduk santai, mendengarkan gemuruh ombak. Hanya saja harus waspada, karena ternyata disini itu masih ada monyet yang berkeliaran mengambil makanan.

Jembatan Kayu

Lokasi yang wajib di kunjungi saat ke Karang Bokor yaitu jembatan kayu ini. Spot yang instagramable buat mengabadikan momen terbaik kamu.

Terutama spot foto yang satu ini. Indah sekali bukan?

Spot ini yang sebetulnya viral di media sosial dan yang bikin aku penasaran. Kalau tidak nekat, tidak akan pernah sampai di Sawarna.

Kuliner di Karang Bokor

Pantai Karang Bokor ini cocok untuk tempat singgah, melepas penat dari padatnya pekerjaan. Selain bisa camping, cari penginapan karang bokor juga sangat mudah.

Paling penting banyak penjual jajanan khas Indonesia. Seperti siomay dan cilok. Mau makan berat bisa banget karena bisa pesan ikan segar yang dimasak saat itu juga.

Untuk harganya termasuk murah, lho. Biasanya kalau di tempat wisata cukup mahal, apalagi kuliner bahari yang dihitung per ons. Mantapnya disini sangat ramah di kantong, pesan 1 ekor ikan sekitar 60 ribu dan ikannya cukup besar.

Penutup

Walau harus motoran 3.5 jam demi healing di Sawarna sangat memuaskan. Keindahan pantai tidak mengecewakan, karena sangat indah.

Sahabat Senja, kalian wajib buat berkunjung ke pantai sawarna. Selain Pantai Karang Bokir, aku juga berkunjung ke Goa Langir, pantai yang menyuguhkan keindahan tebing gua dengan birunya air laut.

Tinggalkan komentar