City Tour Keliling Pasar Mayestik Jakarta, Bukan Sekadar Surganya Bahan Tekstil

Akhir pekan kali ini, lagi-lagi ke Jakarta untuk city tour yaitu mengunjungi Pasar Mayestik Kebayoran Baru. Sebuah pusat perdagangan tekstil dan perbelanjaan kain maupun kebaya legendaris di Jakarta. 

Sudah populer sejak tahun 1950-an, Pasar Mayestik menjadi tempat favorit untuk Sahabat Senja yang mau buat baju kebaya maupun busana busana. Ini karena, pusatnya kain tekstil dan kebaya ada disini, selain Pasar Tanah Abang. 

Selain itu, Pasar Mayestik ternyata bukan sekedar surganya kain tekstil. Pengunjung juga bisa menikmati kuliner dan ada kios khusus untuk menukar uang koin receh yang bisa langsung transfer ke e-wallet. 

Pasar Mayestik Jakarta yang Legendaris dan Serba Ada

Jujur, tidak pernah kepikiran city tour Jakarta itu keliling pasar. Biasanya aku cari tempat wisata, museum, perpustakaan, atau cafe yang viral. Kali ini, aku memutuskan untuk melakukan perjalanan yang berbeda. 

Apalagi setelah aku mencari informasi mengenai Pasar Mayestik banyak yang review kalau tempat ini pilihan tepat untuk yang mau cari bahan dan membuat kebaya. Di dalam pasar ada penjahit khusus dan hal ini yang membuat aku semakin tertarik. 

Sekalian survey bahan, karena aku juga lebih suka membuat pakaian sendiri. Maksudnya tetap sama tukang jahit, namun desainnya sesuai keinginanku. 

Tidak hanya itu, aku juga dapat informasi bahwa ada kios untuk menukar uang koin yang nantinya menjadi saldo e-wallet. Kebetulan sekali aku punya banyak uang receh 100 rupiah, 200 rupiah, 500 rupiah, dan 1000 rupiah. 

Oleh karena itu, aku memutuskan untuk berkunjung ke Pasar Mayestik, walau ada saja dramanya. Salah turun halte saat naik transjakarta saat menuju pasar. Begitu juga saat pulangnya, karena memutar ke Blok M. 

Lalu, ada apa saja di Pasar Mayestik?

1. Surganya Belanja Baju Murah dan Bahan Pakaian

Surganya baju murah di Pasar Mayestik Kebayoran Baru

Buat Sahabat Senja yang sedang mencari baju baru dengan harga ekonomis maka PAsar Mayestik Kebayoran Baru menjadi pilihan tepat. Harga bajunya murah, tidak jauh berbeda dengan pasar Tanah Abang. 

Bahkan ketika memasuki lobi pasar, sudah disuguhi deretan penjual baju jadi siap pakai. Baik itu kaos, kemeja, batik, hingga kebaya. Untuk anak-anak maupun dewasa, dengan mudah bisa menemukan baju baru dengan harga murah. 

Jika mau beli bahan kain juga bisa banget. Sekalian mencari penjahit di lantai paling atas, sehingga tidak perlu repot lagi cari tukang jahit. Banyak yang review hasil jahitannya rapi dan bagus. 

Menurut aku wajar jika tukang jahit di Pasar Mayestik ini mendapatkan review bagus karena sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Bahkan salah satu pasar yang menjadi destinasi favorit bagi masyarakat yang membutuhkan bahan tekstil berkualitas dengan pilihan lengkap. 

2. Aneka Perlengkapan Menjahit

Perlu dicatat juga kalau di Pasar Mayestik ini terdapat kios yang khusus menjual perlengkapan menjahit dan bahan-bahan aksesoris lengkap. Mulai dari benang dengan ratusan pilihan warna, kancing, resleting, pita, renda, hingga aksesori pakaian.

3. Penjual Parfum 

Di lantai 1 pasar Mayestik ada penjual parfum dan cukup menarik perhatianku. Memang tidak sempat tanya-tanya harga racikan parfumnya, tetapi aku melihat banyak botol parfum dari brand-brand mewah. 

Sahabat Senja, bisa coba beli parfum racikan di Pasar Mayestik ini. Kalau ada waktu aku ingin kesana lagi buat beli parfum racikannya. 

4. Surganya Kuliner

rekomendasi tempat kulineran di kebayoran baru

Begitu memasuki area Pasar Mayestik, dengan mudah bisa menemukan penjual makanan kaki lima. Terutama untuk camilan nusantara, seperti siomay. Untuk makanan berat juga banyak, lho. Ada penjual sate ayam, sate padang, dan lainnya. 

Untuk penjual makanan juga ada yang di dalam area Pasar Mayestik. Sahabat Senja, bisa keliling saja sebelum memutuskan makan apa, karena sayang sekali jika saat datang ke sini tidak mencicipi kulinernya. 

5. Kios Tukar Uang Koin

Tukar uang receh di Pasar Mayestik Jakarta

Sebelum transaksi harian mengandalkan QRIS, aku selalu pakai uang cash. Akhirnya uang kembalian recehan banyak sekali. Sebetulnya bisa ditukar kembali di Indomaret atau Alfamart, tetapi karena kebanyakan 200 rupiah dan 100 rupiah malas juga nanti menghitungnya. 

Lalu, aku dapat info kalau di Pasar Mayestik bisa tukar uang koin receh jadi saldo e-wallet. Betul! Setelah aku memastikan ke sana ada kios khusus dan lokasinya tepat di lantai 2. 

Sistem penukarannya juga mudah, karena mereka menggunakan mesin khusus yang dapat menghitung uang koin secara otomatis dan akurat. Setelah terhitung, saat itu juga langsung dikirim ke e-wallet. 

Kesan Tentang Pasar Mayestik Jakarta

Pasar Mayestik bukan pasar yang kumuh, melainkan pasar yang terbilang nyaman dengan fasilitas cukup lengkap. Tersedia eskalator untuk naik ke setiap lantai, toilet umum di setiap lantai, dan ada masjid. 

Paling aku suka, penjualnya ramah-ramah dan tidak begitu memaksa untuk beli. Biasanya kalau ke pasar tradisional sentra grosir, para penjual seolah memaksa untuk melihat-lihat dulu. Di pasar mayestik ini tidak, sehingga saat aku keliling merasa nyaman. 

Paling utama akses menuju Pasar Mayestik ini sangat mudah. Bisa diakses menggunakan transportasi umum Transjakarta dan MRT.

Cara Menuju Pasar Mayestik

Menuju Pasar Mayestik yang paling mudah dengan naik Transjakarta koridor 13B dengan rute Pancoran – Puri Beta. Jadi, cukup naik transjakarta menuju Pancoran lalu, naik busway 13B. Lalu turun di Halte Mayestik. 

Dari Halte Mayestik, setelah keluar ambil kiri dan menuju Bank BNI. Lokasinya tepat ada di belakang Bank BNI. 

Penutup

City tour Jakarta  kali ini cukup menyenangkan dan berkesan karena tidak sekedar keliling pasar, melainkan menemukan tempat yang cocok untuk mencari bahan tekstil berkualitas. Sekaligus menari baju dengan harga murah, parfum racikan, dan bisa tukar uang koin jadi saldo e-wallet. 

Jakarta memang selalu menarik untuk dikunjungi dan tidak pernah membuat bosan karena ada saja hal unik untuk di eksplor. Selanjutnya, city tour Jakarta apa lagi, ya?

Tinggalkan komentar