Kuningan adalah kota kecil di Jawa Barat yang terkenal akan keindahan Gunung Ciremai, tetapi jarang yang tahu bahwa di wilayah bagian timur terdapat kompleks Goa yang terbentuk secara alami dan menyimpan legenda yang masih kekal hingga saat ini.
Kompleks Goa Karangkancana, terletak di Desa Indrakila, Kecamatan Karangkancana, Kuningan Jawa Barat. Sebuah kawasan yang terdapat lebih dari 12 Gua dan memiliki history yang berbeda.
Untuk itu, di tahun 2025 aku mengajak teman-teman dari Click Kompasiana untuk mengunjungi Goa Karangkancana. Kebetulan lokasinya juga dekat dengan kampung halamanku.
Daftar isi
Cerita Mistis Goa Karangkancana Kuningan

Goa Karangkancana bisa dikatakan bukan tempat wisata yang dikelola khusus. Tetapi, untuk mengunjungi goa-goa di sini, harus izin dulu kepada Kuncen. Saat ini, kuncennya yaitu Kepala Dusun Desa Indrakila.
Kenapa harus izin? Di Kawasan Goa Karangkancana terdapat belasan goa yang lokasi saling berdekatan. Uniknya setiap goa memiliki cerita masing-masing. Kebanyakan cerita itu, lekat dengan cerita mistis dan sejarah.
Goa Kandang Hayam
Mislanya Goa Kandang Hayam yang aku dan teman-teman Click Kompasiana kunjungi di tahun 2025 kemarin. Dahulu di goa ini sering terdengar suara ayam berkokok.
Lokasinya memang yang paling dekat dengan perkampungan warga. Itulah mengapa, suara kokok ayam menjadi alarm warga kampung.
Menurut cerita warga setempat, dulu gua ini sering dipenuhi ayam liar yang muncul begitu saja. Anehnya, ayam-ayam tersebut bukan milik siapa pun. Setiap pagi mereka akan berkokok, seolah membangunkan warga di sekitar kampung Indrakila.
Sekitar tahun 1990-an, ayam-ayam itu menghilang begitu saja. Tidak ada yang tahu ke mana mereka pergi. Warga tidak lagi mendengar ayam berkokok dari gua dan cerita itu kini hanya tinggal kenangan yang terus diceritakan turun-temurun.
Goa Karang Nang Neng Nong
Di sini terdapat Goa dengan nama Karang Nang Neng Nong. Cerita yang beredar, di waktu-waktu tertentu sering terdengar suara gamelan dari batu karang ini.
Ya! Berbeda dengan goa pada umumnya, ini sebuah batu karang besar. Namun, cerita yang beredar itu bukan sekedar mitos atau cerita yang beredar secara turun temurun.
Waktu kuliah, teman-teman dari pecinta alam pernah mendengar langsung bunyi gamelan dari goa ini. Antara tidak masuk akal, namun begitulah kenyataannya. Atau bisa jadi ada penyebab alam yang tidak diketahui, seperti hukum fisika-kimia yang bisa mematahkan setiap mitos.
Goa Arjuna Mintu Raga
Sesuai namanya goa ini lekat dengan cerita tokoh pewayangan. Dipercaya Goa Arjuna tempatnya Arjuna bertapa, hingga sampai saat ini masih banyak orang yang berkunjung untuk hal-hal yang berkaitan dengan mistis.
Apalagi ada mitos yang berkembang di masyarakat bahwa siapapun yang melakukan ritual atau sesajen di gua ini dipercaya bisa dipertemukan dengan jodohnya.
Tidak heran deh, kalau berkunjung ke sini, pasti ada sesajen di dalam goa. Tapi memang, goa Arjuna yang paling besar, enak untuk bisa melihat langsung ke dalam goa.
Selain itu, terdapat Goa Kabayang, Goa Leutik, Goa Patapaan Munding, dan lainnya yang juga punya cerita menarik. Sahabat senja, silahkan baca lebih detail tentang Goa Karangkancana.
Menyusuri Goa Kandang Hayam

Berbicara mistis, Goa Karangkancana ini memang lekat sekali dengan hal magis. Ada saja orang yang berkunjung sambil membawa sesajen.
Terlepas dari itu, Goa Kandang Hayam, Goa Arjuna, Goa Karang Nang Neng Nong layak dijadikan tempat wisata. Ini karena, goa-goa tersebut terbentuk oleh alam dan menjadi akan kuasa Sang Pencipta, Allah SWT.
Bahkan bisa menjadi wisata edukasi, yang mana dahulu anak-anak SD yang tinggal di sekitaran wilayah Indrakila sering berkunjung dalam agenda hiking. Sekaligus belajar tentang, stalagmit dan stalaktit.
Berkunjung ke Goa Kandang Hayam dan Arjuna Mintu Raga bisa melihat langsung stalaktit yang masih meneteskan air. Hanya saja harus hati-hati, karena ujungnya sangat tajam.
Untuk kunjungan di tahun 2025, hanya bisa menyusuri Goa Kandang Hayam. Sekarang sekitaran gua lebih terang, kalau dulu dikelilingi semak belukar.
Hanya saja, saat itu lupa tidak bawa senter, sehingga kami mengandalkan dari hp. Lumayan cukup terang.
Sejak masuk ke dalam goa, begitu terasa udara dingin dan aroma batuan kapur yang basah. Saat berjalan di kegelapan, harus perhatikan stalaktit di atas dinding goa.
Teman-teman ada yang menyusuri hingga paling dalam. Sayangnya sekarang tidak begitu dalam, berbeda saat aku kecil masih panjang ke dalamnya. Penyebabnya karena stalaktit yang semakin ke bawah.
Seperti yang aku infokan tentang cerita mistis goa Karangkancana. Di dalam goa Kandang Hayam ini ada sesajen.
Pesona Alam yang Masih Tersembunyi
Menjelajahi Goa Kandang Hayam Karangkancana memberi sensasi seakan berjalan di antara dua dunia. Ya! Keajaiban alam dan cerita legenda yang akan selalu abadi.
Bahkan menurutku, kawasan goa karangkancana biarlah seperti itu. Tidak perlu dijadikan objek wisata khusus, tetapi jika ada yang mau berkunjung diperbolehkan. Atau dijadikan tempat wisata edukasi dan penelitian.
Keindahan suatu tempat tidak harus menjadi viral untuk menarik banyak pengunjung. Kebanyakan malah rusak, sedangkan Goa Karangkancana ini keajaiban alam yang cukup unik dan menarik sebagai wisata edukasi.
Walau begitiu teman-teman yang mau berkunjung ke Goa Karangkancana bisa hubungi saya. Nanti saya antar, sambil wisata alam di Kuningan Timur.