Menyapa Olla, Gajah Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan Jakarta

Sahabat Senja, tahu tidak kalau tanggal 12 Agustus merupakan World Elephant Day? Dalam memperingati hari gajah ini aku mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan Jakarta untuk menyapa Olla Gajah Sumatera. 

Kebetulan juga sedang berlangsung EXPO HKAN (Hari Konservasi Alam Nasional). Tentunya dihadiri oleh booth dari Taman Nasional dan Taman Wisata Alam dari berbagai wilayah di Indonesia. Jadi, kunjungan kali ini ke Ragunan aku tidak sekedar wisata menyapa Olla, melainkan mengenal lebih dalam mengenai konservasi satwa Indonesia. 

Olla Gajah Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan yang Cantik

Menyapa Olla Gajah Sumatera di Ragunan

Berbicara mengenai Gajah maka kita harus memahami peran besar hewan bertubuh besar ini. Ya! Gajah memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan karena salah satu hewan penyebar biji alami. 

Sayangnya populasi gajah semakin berkurang. Baik itu karena perburuan liar, maupun semakin berkurangnya habitat mereka karena pembebasan lahan untuk pemukiman dan perkebunan. 

Gajah Sang Penjaga Hutan memang patut untuk dilindungi dan kehadiran di taman margasatwa atau kebun raya sebagai salah satu bentuk konservasi di luar habitat asli. Masyarakat juga bisa mengetahui dan memahami kenapa gajah dan fauna lainnya harus tetap lestari. 

Untuk itu, di hari gajah sedunia ini aku menyempatkan bertemu dengan Olla Gajah Sumatera yang ada di Ragunan. Gajah Betina yang nampak cantik itu, terlihat ramah dan menggemaskan. 

Dia menyapa pengunjung dengan mengangkat belalai dan kaki. Seolah paham bahwa pengunjung tengah asyik mengabadikan momen indah tersebut. 

Gajah memang hewan cerdas yang memiliki daya ingat kuat. Dalam hal ini gajah mampu mengingat rute migrasi maupun manusia setelah lama berpisah. Selain itu, gajah juga memiliki rasa empati sosial yang tinggi. Tidak heran banyak sekali yang menyukai gajah.

Tentunya bagaimana populasi gajah tetap terjaga melalui konservasi alam. Menurutku konservasi adalah tugas kita semua, bukan hanya menyerahkannya pada badan instansi pemerintahan maupun swasta. 

Mampir ke EXPO HKAN

expo hari konservasi alam nasional

Agustus tidak hanya World Elephant Day, tetapi di bulan kemerdekaan ini juga, tepatnya 10 Agustus merupakan Hari Konservasi Alam nasional. Di tahun 2026 ini diadakan Expo HKAN di Taman Margasatwa Ragunan. 

Untuk itu, setelah menyapa Olla si Gajah Sumatera, aku lanjut kepoin Expo HKAN. Dari kejauhan terlihat di area EXPO sangat ramai, dan banyak sekali booth BKSDA maupun dari Taman Nasional. 

Padahaniatnya aku ingin melihat beberapa hewan lainnya di Ragunan, tetapi tidak terasa waktu malah habis di expo. Kebetulan juga Ragunan hanya buka sampai pukul 17.00. 

Memang tidak bisa menyapa satwa lain di Ragunan, tetapi aku sangat senang untuk kunjungan kali ini. Mendatangi satu booth ke booth lainnya, aku bisa belajar mengenai konservasi di masing-masing Taman Nasional maupun Taman Wisata Alam (TWA). 

Ada booth Taman Nasional Tesso Nilo, yang mana Tesso Nilo sendiri habitatnya gajah Sumatera. Taman Nasional Tesso Nilo terbuka untuk umum yang mau berinteraksi dengan gajah, bisa banget ikut open trip, maupun perorangan. 

Aku juga mengunjungi booth Taman Nasional Bukit Tigapuluh, Taman Nasional Baluran, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, dan masih banyak lagi. Hanya dengan beberapa jam bisa keliling Taman Nasional di Indonesia. Haha. 

Bahayanya jadi pengin keliling Indonesia untuk mengunjungi Taman Nasional di seluruh Indonesia. Salah satunya ke Taman Nasional Bukit Tigapuluh untuk menyaksikan Rafflesia hasseltii mekar sekitar bulan November nanti. 

Ternyata Masuk Taman Margasatwa Ragunan Bisa Tanpa JakCard

tiket masuk ragunan murah

Sahabat Senja, aku baru tahu kalau masuk ke Ragunan sudah bisa tanpa menggunakan JakCard. Hal ini yang sebetulnya agak ragu buat berkunjung, karena harus beli kartu seharga Rp. 40.000, sedangkan hanya sesekali ke ragunan. 

Ternyata sekarang itu bisa masuk ragunan dengan membeli tiket on the spot cukup dengan scan barcode. Di gerbang masuk ke kawasan Ragunan Zoo, ada mesin tiket dan bisa beli sekaligus banyak. Misalnya datang berkunjung 3 orang, maka langsung input tiket untuk 3 orang. 

Untuk harga tiket yang harus dibayar sesuai jumlah yang dimasukkan. Setiap orang dikenakan tiket masuk ke Ragunan hanya Rp. 4.000 saja. Sangat ekonomis sekali, bukan?

Untuk JakCard juga bisa beli on the spot, hanya saja untuk pembayaran harus uang tunai. Oleh karena itu, di era cashless ini tidak perlu khawatir karena beli tiket masuk bisa scan QRIS. Keren juga nih, fasilitas Taman Margasatwa Ragunan Jakarta Selatan. 

Penutup 

Hari yang menyenangkan bisa berkunjung lagi ke Ragunan setelah 3 tahun lamanya. Niat awal datang untuk menyapa Olla Gajah Sumatera, malah dapat mengenal konservasi alam di Indonesia. Seperti kata pepatah, sekali menyelam dua-tiga pulau terlampaui. 

Aku juga dapat insight baru kalau sekarang masuk ragunan jadi lebih praktis karena bisa beli tiket masuk dengan scan QR. Bahkan aku baru tahu kalau ada playground anak-anak. jadi, tidak sabar bawa si kecil untuk berkunjung ke Ragunan. 

Buat, Sahabat Senja coba deh habiskan weekend di Jakarta dan mengunjungi Ragunan. Selain anak bisa mengenal satwa-satwa yang ada di Indonesia, bisa bermain sepuasnya di Playground Ragunan. 

Tinggalkan komentar