Saung Elus Pasir Gora Cimara, Tempat untuk Menikmati Indahnya Pegunungan Jawa Tengah dan Jawa Barat

Sahabat Senja, pernahkan berkunjung ke suatu daerah yang berbatasan antara satu provinsi dengan provinsi lainnya? Kali ini aku mau menunjukan kepada kalian bahwa ada tempat yang paling oke untuk menikmati keindahan dua gunung yang menjadi penghubung antara Jawa Barat dan Jawa Tengah, yaitu Saung Elus Pasir Gora. 

Lokasinya berada di Dusun Purwasari Desa Cimara, Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Selama bertahun-tahun kedua gunung tersebut menjadi saksi bagaimana masyarakat Jawa Tengah, khususnya yang tinggal disekitar gunung berjualan Gula Merah ke Desa Cimara. Ada yang jalan kaki mendaki gunung, ada juga yang memutar karena naik kendaraan. 

Saung Elus Pasir Gora Cimara Kuningan

view saung elus pasir gora cibeureum Kuningan Jawa Barat

Sebelumnya aku mau disclaimer kalau Pasir Gora ini berada di Dusun Purwasari yang mana kampung halamanku sendiri. Sejak dahulu sudah ada Saung Elus, sebuah gajebo yang mana dulunya terbuat dari kayu dan bambu, dengan desain yang lebih unik. 

Sayangnya aku tidak punya foto Saung Elus zaman dahulu. Asli keren banget, tetapi karena kondisi tanah yang gerak dan sempat terjadi longsor akhirnya saung lama tidak bisa dipertahankan. 

Dibuatlah saung elus yang baru ini. Saung yang menjadi tempat favorit untuk santai sambil menikmati hijaunya Gunung Bongkok dan Gunung Tilu. Duduk santai di sini menjadi obat dikala pikiran sedang kacau dan mensyukuri betapa luar biasanya ciptaan Allah SWT. 

Lalu, apa daya tarik Pasir Gora?

Tempat Makan-Makan

Piknik Bareng Keluarga di Saung Elus Pasir Gora Cimara Kuningan

Berkumpul bersama keluarga atau teman di Saung Elus Pasir Gora ini pilihan terbaik. Apalagi gratis bisa pakai saungnya kapan saja dan masih jarang juga yang berkunjung ke sini. 

Kalau lokasinya dekat dengan pusat kota pasti selalu ramai, sih. Hanya saja memang kampung halamanku ini dari Kota Kuningan memerlukan waktu sekitar 1 jam. Dengan pusat kota di Jawa Tengah juga sama, karena memang lebih ke wilayah perbatasan. 

Walau begitu, buat pengunjung yang mau makan-makan bakalan seru. Bisa juga bakar-bakar ayam atau ikan, tetapi tetap harus jaga kebersihan. 

Tempat Nongkrong & Diskusi 

Untuk sekedar nongkrong atau santai di saung ini bisa banget. Beberapa titik di kampung aku ini susah sekali dapat sinyal, tetapi kalau di Saung Elus malah sinyal full. 

Bisa juga menjadi tempat untuk diskusi tugas kelompok, atau untuk komunitas yang mau mengadakan acara boleh banget nih menyusun agenda sambil menikmati udara segar dan pemandangan indah. Dari atas sini, bisa menyaksikan indahnya view persawahan, ladang dan Waduk Malahayu Jawa Tengah. 

Menikmati Suasana Pedesaan

pemandangan gunung tilu cimara kuningan Jawa Barat

Salah satu hal yang menarik dari Saung Elus Pasir Gora adalah suasananya yang masih terasa sangat alami. Tidak ada suara kendaraan yang terlalu ramai, tidak ada bangunan tinggi, dan yang terlihat justru hamparan sawah, ladang, serta pegunungan di kejauhan.

Buat Sahabat Senja yang sehari-hari tinggal di perkotaan dan membutuhkan tempat untuk sejenak menjauh dari hiruk-pikuk, suasana seperti ini tentu terasa menyenangkan. Karena Saung Elus masih berada di lingkungan kampung. 

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berkunjung 

Saung Elus Pasir Gora, terbuka untuk umum dan gratis. Untuk itu, tidak ada penjaga sehingga bagi yang berkunjung agar tetap menjaga fasilitas dan kebersihan. Jangan meninggalkan sampah setelah makan-makan atau nongkrong di saung. 

Akan lebih baik jika membawa makanan sendiri, sebaiknya sampah dibawa kembali atau dibuang pada tempat yang sudah disediakan. Hal sederhana seperti ini penting supaya Saung Elus Pasir Gora tetap nyaman dinikmati oleh warga maupun pengunjung dari luar daerah.

Waktu yang Tepat untuk Berkunjung

menyaksikan matahari terbenam di kampung halaman

Berkunjung ke Saung Elus Pasir Gora Cimara bisa kapan saja, tetapi rekomendasi dari aku sebaiknya di pagi hari sambil menyaksikan matahari terbit. Lalu, di sore hari untuk menyaksikan matahari terbenam. 

Jujur view bagus banget, terlebih saat musim kemarau. Walau ternyata saat aku berkunjung sedang tidak beruntung, karena cuaca sedang berkabut. Padahal lagi musim kemarau yang kering-keringnya di kampung. 

Aku perhatikan juga bukan seperti kabut yang muncul saat musim penghujan. Kabutnya menyerupai hembusan asap kebakaran hutan. Tunggu! sedang tidak ada kebakaran juga, ya. 

Sempat khawatir saja karena Gunung Ciremai sedang dilanda kebakaran untuk di beberapa titik. Begitu juga di berbagai daerah, sedang terjadi karhutla. Di kampung aku jarang sekali, kecuali memang ada kelalaian manusia yang tidak sengaja membakar lahan dan merembet lebih luas. 

Penutup

Aku selalu bangga dengan kampung halamanku, yang mana walau berada di perbatasan tetapi memiliki kekayaan alam yang cukup melimpah. Udara juga masih sejuk dan segar, walau tidak sesejuk waktu masih kecil. 

Kampung halaman selalu menjadi tempat favorit aku untuk tempat healing. Selain Saung Elus Pasir Gora Cimara, ada juga Wisata Alam Curug Manteung dan Curug Sawer. Hanya saja untuk Curug Sawer ada di dalam hutan, dengan perjalanan selama 2 jam. 

Next, kalau ada kesempatan aku explore Curug Sawer. Terakhir pernah nekat ajak teman ke sana dan malah kesasar. 

Tinggalkan komentar